Selasa, 17 Juni 2025

INDOOR PCTR XV RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

 

INDOOR PCTR XV

RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

📍 Gedung Mini Teater FIP UNM, 16 Maret 2025
Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM
Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM

Dalam harmoni waktu yang terus bergerak, tak ada yang lebih menggetarkan selain momen ketika generasi baru diperkenalkan pada jalan pengabdian. Tepat pada hari Minggu, 16 Maret 2025, Gedung Mini Teater Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar menjadi saksi perhelatan sakral INDOOR PCTR XV kegiatan pembuka dari proses panjang Penerimaan Calon Tamu Racana bagi mereka yang hendak menjadi bagian dari keluarga besar Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan. Di balik kesederhanaan tempat, tersembunyi harapan besar yang mengakar dan bertumbuh di jiwa para calon anggota.

Indoor PCTR bukan sekadar sebuah rangkaian kegiatan formil, melainkan permulaan yang menyatukan nilai-nilai kepramukaan dan semangat kepandegaan ke dalam diri generasi muda. Dengan mengusung tema “Bangun Karakter Kuat Gen Z dengan Pendidikan Pramuka Berprestasi”, kegiatan ini menjadi manifestasi dari cita-cita Racana dalam membentuk pribadi tangguh, berintegritas, serta memiliki daya saing tinggi di tengah arus zaman yang semakin menuntut adaptasi dan keteguhan prinsip. Tema ini tidak hanya menjadi pelengkap seremoni, tetapi menjadi napas yang menyusup ke dalam setiap materi, tatapan, dan langkah yang hadir pada hari itu.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Gugusdepan, Bapak Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan karakter melalui pramuka bukan sekadar pelatihan fisik, tetapi penanaman nilai-nilai luhur yang menjadi kompas hidup. Dengan penuh ketulusan, beliau menyampaikan pesan agar calon anggota tidak hanya menyerap informasi, melainkan membiarkan nilai-nilai itu tumbuh menjadi fondasi moral dan spiritual. Bahwa seorang Pramuka Pandega adalah mereka yang berpikir, merasa, dan bertindak demi bangsa, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai insan berbudaya.

Sebanyak 41 peserta hadir dan mengikuti Indoor PCTR XV dengan penuh antusiasme dan semangat yang menyala. Mereka adalah calon-calon tamu yang membawa mimpi, keresahan, dan rasa ingin tahu untuk disatukan dalam satu wadah bernama Racana. Angka 41 bukan hanya jumlah, melainkan representasi dari 41 jiwa yang sedang mencari arah, dan berharap menemukan makna dalam setiap proses yang dilalui.

Indoor PCTR kali ini diisi dengan dua materi utama. Materi pertama dibawakan oleh Kak Zulfadli Rais, S.Pd, yang mengangkat tema Sejarah Racana. Dalam penyampaiannya yang hangat dan menggugah, beliau mengajak peserta menyusuri jejak-jejak perjuangan para pendahulu mulai dari cikal bakal terbentuknya Racana, semangat yang membakar para pelopor, hingga nilai-nilai yang diwariskan hingga hari ini. Bagi Kak Zul, sejarah bukan untuk dikenang dalam diam, melainkan untuk dihidupi dalam tindakan. Racana bukan hanya organisasi, tapi warisan semangat perjuangan yang mesti terus dinyalakan dari generasi ke generasi.

Materi kedua dilanjutkan oleh Kak Gr. Nur Alim, S.Pd, yang membahas tentang Kepemimpinan. Dengan pendekatan yang membumi dan reflektif, beliau menjelaskan bahwa kepemimpinan sejati dimulai dari kemampuan untuk memimpin diri sendiri. Dalam ruang yang dipenuhi keheningan penuh makna, para peserta diajak memahami makna tanggung jawab, etika komunikasi, serta keberanian mengambil keputusan. Kepemimpinan bukan hanya jabatan, tetapi panggilan untuk menjadi cahaya yang meski kecil, mampu menerangi jalan banyak orang.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh seluruh pengurus aktif, para pembina pendamping yakni Kak Heri, Kak Alim, serta purna bakti Racana seperti Kak Landi. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai simbol kontinuitas, tetapi sebagai mata air semangat dan teladan yang menyentuh langsung relung hati para peserta. Setiap senyum, bimbingan, dan petuah menjadi benih nilai yang akan tumbuh dalam hati dan perilaku para calon anggota di masa mendatang. Kehadiran mereka membentuk ruang yang sarat kasih, seperti keluarga yang menyambut anak-anaknya pulang dari perjalanan panjang pencarian jati diri.

Indoor PCTR XV bukan hanya tentang penyampaian materi, tetapi proses penyadaran kolektif bahwa menjadi bagian dari Racana adalah tentang menghidupkan nilai-nilai, menjaga warisan, dan menyulam mimpi dalam bingkai pengabdian. Kegiatan ini menjadi landasan sebelum para peserta melanjutkan proses Outdoor PCTR, yang kelak akan menantang mereka untuk menerapkan semua ilmu, nilai, dan semangat dalam situasi nyata yang sarat dinamika.

Bangkit bukan hanya tentang melawan rasa lelah,
tetapi tentang mencintai tanah yang menumbuhkan kita.
Bangkit bukan hanya menyuarakan harapan,
tetapi tentang menjadikan diri sebagai jawaban.
Bangkit adalah janji tak bersuara
yang diikrarkan dalam hati setiap Pandega
untuk menjaga, merawat, dan menyinari negeri.
Bangkitlah, Racanaku
di bawah langit Ibu Pertiwi,
jadilah generasi yang menghidupkan nilai,
menyalakan semangat, dan menabur cahaya

BANGKITLAH RACANAKU PADA BUNDA PERTIWI

SALAM PRAMUKA

0 comments:

Posting Komentar