Jumat, 24 April 2026

OUTDOOR PCTR XV RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

Racana Andi Pangeran Pettarani & Emmy Saelan

  Gugusdepan 08.085 – 08.086

Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

📍 Manggala Agni Daops Gowa

📅 Jumat–Minggu, 17–19 April 2026

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Pramuka! ⚜

GOWA – Pendidikan kepramukaan sejati bukan hanya soal teori di dalam kelas, melainkan tentang bagaimana karakter ditempa langsung oleh alam. Semangat inilah yang menyelimuti Racana Andi Pangeran Pettarani & Emmy Saelan (PGSD FIP Universitas Negeri Makassar) saat menyelenggarakan agenda Outdoor PCTR ke-XVI di Manggala Agni Daops Gowa, pada Jumat hingga Minggu, 17–19 April 2026.

Kegiatan ini merupakan fase krusial dalam regenerasi organisasi, sekaligus kelanjutan dari suksesnya fase Indoor yang dilaksanakan pada Maret lalu. Sebanyak 48 peserta calon anggota baru ditantang untuk membuktikan komitmen dan loyalitas mereka sebelum resmi menjadi bagian dari keluarga besar Racana PGSD FIP UNM.

Menanamkan Kepedulian Lingkungan bersama Manggala Agni

Ada yang istimewa dalam pelaksanaan PCTR kali ini. Bertempat di markas Manggala Agni Daops Gowa, para peserta tidak hanya belajar teknik kepramukaan, tetapi juga mendapatkan edukasi eksklusif mengenai pelestarian lingkungan. Materi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi bekal berharga bagi para calon guru sekolah dasar ini agar nantinya mampu menanamkan nilai-nilai cinta alam kepada anak didik mereka di masa depan.

Rangkaian Kegiatan: Uji Mental dan Kerja Sama Tim

Selama tiga hari dua malam, fisik dan mental peserta ditempa melalui berbagai agenda strategis yang dirancang untuk mengikis ego individual dan memperkuat solidaritas:

  • Management Camp: Peserta dilatih mandiri dalam membangun tenda, mengelola logistik, dan menjaga kebersihan lingkungan perkemahan.
  • Exploration & Hiking: Penjelajahan alam menantang di wilayah Gowa yang menguji ketahanan fisik serta kepekaan terhadap tanda-tanda alam.
  • Outbound Games: Simulasi ketangkasan yang menuntut kerja sama tim yang solid untuk memecahkan masalah di bawah tekanan.

Malam Api Unggun: Cahaya Dasadarma di Tengah Barisan Angkare

Momentum paling sakral dan emosional terjadi pada malam puncak api unggun. Di tengah kegelapan malam Gowa, seluruh peserta membentuk barisan Angkare yang rapi, menghadap ke pusat api yang siap berkobar. Suasana hening seketika menyelimuti medan perkemahan saat prosesi penyulutan api dimulai.

Sepuluh peserta terpilih diutus sebagai pembawa obor, berdiri tegak mewakili setiap poin suci dalam Dasadharma Pramuka. Dalam suasana yang khidmat, api berpindah secara estafet dari satu obor ke obor lainnya. Setiap kali lidah api menyala dan berkobar, suara lantang pengucapan poin Dasadharma bergema, memecah kesunyian malam dan meresap ke dalam jiwa setiap calon anggota.

Setelah kesepuluh obor menyala sempurna, kakak pembina bersama sepuluh peserta pembawa obor melangkah maju menyulut tumpukan kayu utama. Api yang awalnya hanya sebatas api kecil perlahan lahan merambat dari satu ranting ke ranting yang lain hingga terciptalah sebuah visualisasi kobaran api yang besar di tengah tengah barisan angkare peserta.  Di bawah hangatnya kobaran api unggun tersebut, seluruh elemen kegiatan mulai dari peserta, panitia, hingga kakak senior melebur dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Malam ini menjadi ajang refleksi diri bagi 48 peserta untuk memantapkan niat dan mempererat tali persaudaraan yang menjadi pondasi utama Racana Andi Pangeran Pettarani & Emmy Saelan.

Menuju Pengabdian yang Sesungguhnya

Kegiatan Outdoor PCTR ke-XVI ditutup dengan upacara resmi pada hari Minggu. Meskipun agenda di lapangan telah usai, perjalanan sesungguhnya bagi 48 peserta ini baru saja dimulai. Dengan semangat "Bangkitlah Racanaku Pada Bunda Pertiwi", diharapkan mereka tumbuh menjadi kader yang memiliki integritas moral tinggi dan kesiapan penuh dalam mengabdi di bawah naungan Racana Andi Pangeran Pettarani & Emmy Saelan seperti halnya api unggun yang bermula dari percikan kecil hingga menjadi kobaran yang tangguh, begitulah proses kita di Racana. Terus berproses hingga akhirnya bersinar membanggakan.

BANGKITLAH RACANAKU PADA BUNDA PERTIWI

SALAM PRAMUKA 



0 comments:

Posting Komentar