RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN
📍 Kampung Karabba, Kelurahan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
🕙 Waktu Kegiatan : 26 Oktober 2025
Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM
Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM
Ketika matahari perlahan menanjak
di ufuk timur pada Minggu pagi, 26 Oktober 2025, semilir angin pesisir
menyambut langkah-langkah pengabdian di Kampung Karabba, Kelurahan Tallo, Kota
Makassar. Laut berkilau tenang, seolah menjadi saksi hadirnya semangat
kepedulian dari Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan dalam sebuah
aksi nyata bertajuk Racana Peduli: Penanaman Mangrove sebanyaki 200 bibit.
Sejak pagi, kawasan pesisir
Kampung Karabba telah dipenuhi oleh pengurus dan anggota Racana yang datang
dengan satu niat yang sama: merawat alam sebagai wujud cinta kepada bumi
pertiwi. Kegiatan ini turut dibersamai oleh Ketua RT 01 Kampung Karabba, yang
dengan penuh keterbukaan dan kehangatan menyambut kehadiran Racana sebagai
mitra dalam menjaga lingkungan pesisir.
Di tepian laut, lumpur dan
akar-akar mangrove menjadi ruang belajar yang sesungguhnya. Dengan kaki yang
tertanam di tanah basah, para anggota Racana menanam satu per satu bibit
mangrove, bukan sekadar sebagai tanaman, tetapi sebagai harapan. Harapan akan
pesisir yang lestari, ekosistem yang terjaga, dan masa depan masyarakat pesisir
yang lebih baik.
Ketua RT 01 Kampung Karabba dalam
kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas
kepedulian Racana terhadap lingkungan kampung. Beliau menegaskan bahwa mangrove
bukan hanya pelindung pantai dari abrasi, tetapi juga penyangga kehidupan bagi
warga yang menggantungkan hidup pada laut. Kehadiran Racana menjadi bukti bahwa
kolaborasi antara pemuda dan masyarakat adalah kunci menjaga alam tetap
bernapas.
Bagi Racana Andi Pangeran
Pettarani dan Emmy Saelan, kegiatan ini merupakan pengejawantahan nilai Pramuka
yang sesungguhnya: berbakti tanpa pamrih dan berkarya tanpa henti. Alam
bukan hanya tempat berpijak, melainkan sahabat yang harus dirawat dan
dihormati. Melalui Racana Peduli, anggota diajak untuk memahami bahwa
pengabdian tidak selalu dilakukan di mimbar, tetapi juga di lumpur, di bawah
terik matahari, dan di antara akar-akar kehidupan.
Tangan-tangan muda itu bekerja
dalam kebersamaan. Tidak ada jarak antara pengurus dan anggota, tidak ada sekat
antara Racana dan masyarakat. Yang ada hanyalah gotong royong, tawa sederhana,
dan tekad yang sama: meninggalkan jejak kebaikan bagi alam dan sesama.
Menjelang siang, deretan bibit
mangrove telah berdiri tegak, seolah mengucapkan terima kasih kepada mereka
yang menanamnya. Peluh yang mengalir menjadi saksi bahwa pengabdian selalu
menuntut pengorbanan, namun menghadirkan kepuasan batin yang tak tergantikan.
Kegiatan Racana Peduli ini bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen panjang Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan dalam menjaga lingkungan. Dari Kampung Karabba, semangat itu diharapkan tumbuh, berakar, dan kelak menjulang, sebagaimana mangrove yang hari ini ditanam dengan penuh cinta.
Di pesisir Tallo, Racana belajar
bahwa mencintai tanah air bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan
nyata. Menanam hari ini, demi kehidupan esok hari.
Karena alam bukan warisan
nenek moyang semata,
melainkan titipan untuk generasi yang akan datang.
Dan Pramuka, berdiri di barisan terdepan untuk menjaganya.
RACANA PEDULI UNTUK BUNDA
PERTIWI
Salam Pramuka! ⚜🌱

0 comments:
Posting Komentar