Minggu, 25 Januari 2026

TEMU AKBAR ANGKATAN 5

                                 RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

📍 Fakultas Ilmu Pendidikan Kampus Bone, Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan

🕙 Waktu Kegiatan : 8 - 11 Januari 2025 

Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam Pramuka! ⚜

Kepramukaan adalah ruang perjumpaan, tempat persaudaraan dirajut dan semangat pengabdian dipertemukan dalam satu tujuan. Berangkat dari semangat mempererat silaturahmi serta memperkuat solidaritas antaranggota, Racana Petasan melaksanakan kegiatan TEBAR PRAGADE (Temu Akbar Pramuka Penegak dan Pandega) Angkatan V sebagai wadah pertemuan, pembinaan, dan pertukaran pengalaman antar Racana.

TEBAR PRAGADE Angkatan V merupakan kegiatan yang dirancang untuk mempertemukan Pramuka Penegak dan Pandega lintas cabang sebagai upaya memperluas wawasan, memperkuat jejaring persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam bingkai nilai-nilai kepramukaan. Pada pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan Racana dari berbagai daerah sebagai satu barisan yang disatukan oleh jiwa Pramuka.

Pada angkatan kelima ini, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (FIP UNM) Cabang Bone dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan. Melalui peran tersebut, FIP UNM Cabang Bone menjadi pusat pertemuan dan interaksi antar Racana, khususnya antara Racana Petasan, Racana Cabang Bone, dan Racana Cabang Parepare. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan serta membangun kebersamaan lintas wilayah.

Kegiatan TEBAR PRAGADE Angkatan V secara resmi dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan yang menekankan pada aspek pembinaan, kreativitas, serta pengenalan potensi daerah. Selama pelaksanaan, peserta terlibat dalam berbagai agenda yang dirancang untuk memperkuat kekompakan dan meningkatkan kualitas kepribadian sebagai Pramuka Penegak dan Pandega.

Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan meliputi latihan gabungan, yang bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan keterampilan kepramukaan, serta melatih kerja sama antaranggota dari Racana yang berbeda. Dalam latihan ini, peserta belajar untuk beradaptasi, berkomunikasi, dan bergerak seirama dalam satu barisan kebersamaan.

Selain itu, kegiatan pentas seni menjadi ruang ekspresi kreativitas dan identitas budaya masing-masing Racana. Melalui penampilan seni, peserta tidak hanya menampilkan bakat dan kreativitas, tetapi juga saling mengenal nilai, karakter, serta kekhasan budaya yang dibawa oleh setiap daerah.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta juga melaksanakan kunjungan wisata, yang bertujuan untuk mengenal potensi lokal sekaligus mempererat keakraban antaranggota dalam suasana yang lebih santai dan kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi pelengkap pembelajaran bahwa kepramukaan juga mengajarkan kecintaan terhadap alam, budaya, dan lingkungan sekitar.

Selama berlangsungnya TEBAR PRAGADE Angkatan V, suasana kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat persaudaraan terasa kuat. Setiap kegiatan menjadi sarana pembelajaran untuk saling menghargai perbedaan, memperluas sudut pandang, serta meneguhkan identitas sebagai Pramuka Penegak dan Pandega yang berjiwa pengabdian.

Pada akhirnya, TEBAR PRAGADE bukan sekadar temu akbar, melainkan perjalanan kebersamaan yang mempertemukan langkah, menyatukan semangat, dan meneguhkan komitmen untuk terus berproses dalam nilai-nilai kepramukaan. Melalui kegiatan ini, Racana Petasan diharapkan mampu membawa semangat persaudaraan dan pengalaman berharga ke dalam kehidupan organisasi, kampus, dan masyarakat.

Dalam perjumpaan itulah persaudaraan dikuatkan,
dan dalam kebersamaan itulah jiwa Pramuka tumbuh dan bermakna.

Salam Pramuka! ⚜


STUDY BANDING

                                RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

📍 UKM Pramuka Universitas Hasanuddin

🕙 Waktu Kunjungan: Sabtu, 13 Desember 2025 

Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam Pramuka! ⚜

Kepramukaan adalah ruang belajar tanpa batas, tempat pengalaman dibagikan dan persaudaraan dipererat dalam satu ikatan nilai. Berangkat dari semangat untuk saling belajar dan memperkuat jejaring antar Racana Perguruan Tinggi, Racana Petasan melaksanakan kegiatan kunjungan studi banding ke Racana Hasanuddin Universitas Hasanuddin sebagai wadah pertukaran pengalaman dan penguatan solidaritas sesama Pramuka Pandega.

Kegiatan studi banding ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya memperluas wawasan keorganisasian serta meningkatkan kualitas pengelolaan Racana. Melalui pertemuan lintas Racana, anggota diharapkan mampu memperoleh perspektif baru mengenai dinamika organisasi, pola pembinaan anggota, serta pengembangan kegiatan yang berlandaskan nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Dalam kunjungan tersebut, Racana Petasan disambut oleh Racana Hasanuddin Universitas Hasanuddin dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan ini menjadi momentum silaturahmi yang mempertemukan dua Racana dengan latar belakang dan dinamika yang berbeda, namun disatukan oleh semangat kepramukaan yang sama.

Rangkaian kegiatan diisi dengan saling bertukar cerita antar Racana, di mana masing-masing pihak berbagi pengalaman tentang perjalanan organisasi, tantangan yang dihadapi, serta capaian dan praktik baik yang telah dilaksanakan. Pertukaran cerita ini menjadi ruang refleksi bersama yang memperkaya wawasan dan menumbuhkan semangat untuk terus berbenah dan berkembang.

Sebagai simbol persahabatan dan bentuk penghormatan, kegiatan studi banding ini juga diisi dengan pemberian plakat dari Racana Petasan kepada Racana Hasanuddin. Prosesi tersebut menjadi penanda terjalinnya hubungan baik sekaligus komitmen untuk terus menjaga silaturahmi dan kerja sama antar Racana di masa yang akan datang.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing session, yang menjadi ruang diskusi terbuka bagi seluruh peserta. Dalam sesi ini, anggota Racana berdiskusi mengenai pengelolaan organisasi, penguatan karakter anggota, serta peran Pramuka Pandega dalam lingkungan kampus dan masyarakat. Sharing session ini mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru yang konstruktif dan aplikatif.

Selama kegiatan berlangsung, suasana kebersamaan, keterbukaan, dan rasa saling menghargai terasa begitu kuat. Setiap diskusi dan perjumpaan menjadi sarana pembelajaran bahwa kepramukaan tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga membangun jaringan persaudaraan yang kokoh.

Pada akhirnya, kegiatan kunjungan studi banding ini menjadi pengalaman berharga bagi Racana Petasan untuk terus tumbuh dan berkembang. Melalui pertemuan, pertukaran pengalaman, dan diskusi bersama, diharapkan nilai-nilai kepramukaan semakin mengakar dan mampu diimplementasikan secara nyata dalam setiap langkah pengabdian.

Belajar bersama, bertukar cerita, dan bertumbuh dalam persaudaraan.
Karena Pramuka sejati tumbuh melalui perjumpaan dan proses yang bermakna.

Salam Pramuka! ⚜




LKTP VOL. IV

                              RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

📍 Rumah Adat Gowa Benteng Somba Opu

🕙 Waktu Kegiatan : Sabtu, 8 November 2025 

Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Pramuka! ⚜

Semangat kepramukaan tidak hanya tumbuh melalui pembinaan internal, tetapi juga melalui ruang kompetisi yang mendidik, menantang, dan mempererat persaudaraan. Berangkat dari semangat itulah kegiatan Lomba Kepramukaan Tingkat Penggalang kembali dilaksanakan sebagai wadah pembinaan keterampilan, karakter, dan sportivitas bagi Pramuka Penggalang.

Kegiatan lomba kepramukaan ini telah berlangsung secara konsisten selama empat tahun dan menjadi agenda tahunan yang dinanti oleh pangkalan-pangkalan Pramuka tingkat Sekolah Dasar. Perlombaan ini diikuti oleh 10 pangkalan Pramuka Penggalang tingkat SD, yang hadir sebagai representasi semangat, kreativitas, dan kesiapan generasi muda dalam mengamalkan nilai-nilai kepramukaan sejak dini.

Pada tahun ini, kegiatan dilaksanakan pada 8 November dan bertempat di Rumah Adat Gowa, Benteng Somba Opu, sebuah lokasi yang sarat akan nilai sejarah dan budaya. Pemilihan tempat ini menjadi simbol bahwa pendidikan karakter melalui Pramuka berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.

Kegiatan lomba secara resmi dibuka oleh Ketua Gugusdepan Putra, Bapak Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa lomba kepramukaan bukan semata-mata ajang meraih kemenangan, melainkan sarana pembelajaran untuk melatih kerja sama, kedisiplinan, kepemimpinan, serta tanggung jawab. Beliau juga menegaskan bahwa melalui kegiatan seperti inilah karakter Pramuka Penggalang ditempa secara nyata di lapangan.


Adapun cabang perlombaan yang dipertandingkan pada tahun ini berjumlah tiga mata lomba, yaitu pembuatan tandu, menara kaki tiga (pionering), serta Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB). Seluruh lomba dirancang untuk mengasah keterampilan teknis kepramukaan, ketangkasan, kekompakan regu, serta kemampuan berpikir kritis dan sistematis.

Selama pelaksanaan lomba, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, semangat sportivitas, serta kerja sama regu yang solid. Setiap pangkalan berupaya memberikan penampilan terbaiknya, tidak hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, kebersamaan, dan semangat persaudaraan antar sesama Pramuka.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara Umum Putra berhasil diraih oleh SDN Unggulan Mongisidi 1, sementara Juara Umum Putri diraih oleh SD Hang Tuah. Prestasi ini menjadi bukti dari kerja keras, latihan yang konsisten, serta kekompakan regu dalam setiap rangkaian lomba yang diikuti.

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang bermakna bagi Pramuka Penggalang untuk mengenal potensi diri, melatih keberanian, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak usia dini. Dalam setiap simpul tali, barisan langkah, dan kerja sama regu, tertanam nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka yang kelak menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, lomba kepramukaan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, melainkan tentang bagaimana proses membentuk karakter, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap Gerakan Pramuka.

Karena Pramuka sejati tidak hanya terlatih dalam keterampilan, tetapi juga kuat dalam karakter dan luhur dalam nilai.

Salam Pramuka! ⚜






HARLA RACANA KE-13

                             RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

📍 Titik Singgah Coffee

🕙 Waktu Kegiatan : 13 - 14 Oktober 2025 

Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam Pramuka! ⚜

Setiap perjalanan memiliki penanda waktu yang mengingatkan pada proses, perjuangan, dan kebersamaan yang telah dilalui. Dalam semangat mengenang jejak pengabdian serta meneguhkan komitmen untuk terus bertumbuh, Racana memperingati Hari Lahir Racana yang ke-13 sebagai momentum refleksi, syukur, dan penguatan solidaritas antaranggota.

Peringatan Hari Lahir Racana ke-13 bukan sekadar perayaan bertambahnya usia, melainkan ruang untuk mengenang perjalanan panjang Racana dalam mengabdi, berkarya, dan menjaga nilai-nilai kepramukaan. Selama tiga belas tahun, Racana telah melalui berbagai dinamika yang membentuk karakter, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam satu barisan.

Kegiatan peringatan Hari Lahir Racana ke-13 dilaksanakan dalam suasana kekeluargaan dan penuh makna, yang berlangsung pada momen pergantian malam Hari Lahir Racana. Waktu pelaksanaan ini dipilih sebagai simbol transisi, bahwa setiap pergantian waktu membawa harapan baru, semangat baru, dan tekad yang semakin kuat untuk melanjutkan perjuangan Racana ke depan.

Rangkaian acara dihadiri oleh Dewan Racana sebagai bagian dari keluarga besar Racana yang selama ini menjadi penggerak dan penjaga nilai organisasi. Kehadiran para Dewan Racana menjadi penguat makna bahwa perjalanan Racana tidak pernah lepas dari peran kolektif, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab yang dijaga bersama.

Selain itu, kegiatan ini juga turut mengundang organisasi lain sebagai bentuk keterbukaan, silaturahmi, dan upaya mempererat hubungan antarorganisasi. Kehadiran tamu undangan menjadi simbol bahwa Racana tumbuh tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem organisasi yang saling mendukung dan bersinergi.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi potong tumpeng yang dilaksanakan bersama para Dewan Racana. Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan yang telah dilalui, sekaligus doa dan harapan agar Racana senantiasa diberi kekuatan, kekompakan, dan keberlanjutan dalam setiap langkah pengabdiannya.

Sebagai bagian dari rangkaian refleksi perjalanan, kegiatan ini diawali dengan pembacaan Salayang Pandang Racana. Pembacaan ini menjadi ruang untuk menelusuri kembali sejarah, nilai, dan perjalanan Racana dari masa ke masa. Setiap kata yang disampaikan menjadi pengingat akan perjuangan para pendahulu, serta amanah yang harus terus dijaga oleh generasi penerus Racana.

Rangkaian refleksi kemudian dilanjutkan dengan menonton video perjalanan Racana Petasan dari tiap Reka. Melalui tayangan tersebut, seluruh peserta diajak menyaksikan kembali proses, dinamika, dan kisah perjuangan yang telah dilalui oleh setiap Reka. Momen ini menjadi sarana refleksi bersama, yang tidak hanya menghadirkan kenangan, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap Racana.

Selama kegiatan berlangsung, suasana kebersamaan, kehangatan, dan rasa kekeluargaan terasa begitu kuat. Setiap tawa, doa, dan kebersamaan yang terjalin menjadi pengingat bahwa Racana dibangun dari hubungan antar manusia yang saling menjaga, menghargai, dan menguatkan.

Pada akhirnya, peringatan Hari Lahir Racana ke-13 ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali jati diri Racana sebagai wadah pembinaan karakter, pengabdian, dan persaudaraan yang berlandaskan nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Usia yang bertambah bukanlah tujuan akhir, melainkan pengingat akan tanggung jawab yang semakin besar untuk terus berproses dan memberi makna.

Tiga belas tahun bukan sekadar angka,
melainkan rangkaian proses yang ditempa oleh kebersamaan dan pengabdian.

Salam Pramuka! ⚜


Jumat, 23 Januari 2026

PKPD 1 TAHUN 2025

                                 RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

📍 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar, Sulawesi Selatan

🕙 Waktu Pelantikan : Agustus - November 2025 

Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Pramuka! ⚜

Berproses bukan tentang seberapa cepat seseorang melangkah, melainkan seberapa kuat ia bertahan dan bertumbuh bersama dalam satu barisan. Berangkat dari kesadaran itulah kegiatan Pengembangan Kepribadian dan Potensi Diri (PKPD) Tahun 2025 dilaksanakan sebagai ruang pembinaan yang menekankan proses, kebersamaan, dan penguatan jati diri anggota Racana. Dengan mengusung tema “Berproses dalam Barisan, Bertumbuh dalam Jiwa Pramuka,” PKPD menjadi wadah untuk menanamkan nilai kepramukaan secara mendalam dan berkelanjutan.

PKPD I Tahun 2025 merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang diamanahkan kepada Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan sebagai pengelola dan pelaksana kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan sejak bulan Agustus hingga November 2025 dan berlokasi di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar, sebagai bagian dari proses awal pembentukan karakter calon pendidik yang berjiwa Pramuka.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan sebagai bagian dari proses penguatan karakter, kepemimpinan, serta penggalian potensi diri yang berlandaskan nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

Kegiatan PKPD 2025 secara resmi dibuka oleh Pembina Penegak Putra, Bapak Dr. Hardianto Rahman, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang pendidikan karakter yang membentuk pribadi tangguh, bertanggung jawab, dan berjiwa pengabdian. Beliau juga menyampaikan bahwa proses adalah bagian terpenting dalam pembentukan manusia, karena dari proses itulah nilai, sikap, dan karakter tumbuh secara utuh.

Selama pelaksanaan PKPD, peserta dibimbing melalui berbagai bentuk kegiatan pembinaan yang menekankan dinamika kelompok, diskusi, pelatihan, refleksi diri, serta praktik kepramukaan. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk melatih kedisiplinan, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan kesadaran akan peran dan tanggung jawab sebagai anggota Racana. Dalam barisan yang sama, setiap individu belajar saling mendukung, menghargai perbedaan, dan berjalan seirama menuju tujuan bersama.

PKPD 2025 menjadi bukti bahwa bertumbuh tidak selalu tentang hasil yang instan, tetapi tentang kesediaan untuk berproses, belajar, dan memperbaiki diri. Melalui kegiatan ini, anggota Racana diharapkan mampu mengenali potensi dirinya, menguatkan kepribadian, serta membawa nilai-nilai Pramuka ke dalam kehidupan kampus, masyarakat, dan bangsa.

Setelah melalui rangkaian pembinaan yang panjang, kegiatan PKPD I Tahun 2025 ditutup secara resmi oleh Pembina Penegak Putri, Ibu Rahmawati Patta, S.Si., M.Pd. Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya satu tahap proses pembelajaran, sekaligus awal bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, PKPD bukanlah sekadar rangkaian kegiatan, melainkan perjalanan pembentukan jiwa. Dalam barisan itulah karakter ditempa, dan dalam jiwa Pramuka itulah nilai-nilai pengabdian tumbuh dan mengakar.

Berproses dalam barisan, bertumbuh dalam jiwa Pramuka.
Karena Pramuka sejati lahir dari proses yang panjang, dijaga oleh kebersamaan, dan dikuatkan oleh nilai.

Salam Pramuka! ⚜

RACANA PEDULI

                               RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

📍 Kampung Karabba, Kelurahan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

🕙 Waktu Kegiatan : 26 Oktober 2025 

Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM


Ketika matahari perlahan menanjak di ufuk timur pada Minggu pagi, 26 Oktober 2025, semilir angin pesisir menyambut langkah-langkah pengabdian di Kampung Karabba, Kelurahan Tallo, Kota Makassar. Laut berkilau tenang, seolah menjadi saksi hadirnya semangat kepedulian dari Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan dalam sebuah aksi nyata bertajuk Racana Peduli: Penanaman Mangrove sebanyaki 200 bibit.

Sejak pagi, kawasan pesisir Kampung Karabba telah dipenuhi oleh pengurus dan anggota Racana yang datang dengan satu niat yang sama: merawat alam sebagai wujud cinta kepada bumi pertiwi. Kegiatan ini turut dibersamai oleh Ketua RT 01 Kampung Karabba, yang dengan penuh keterbukaan dan kehangatan menyambut kehadiran Racana sebagai mitra dalam menjaga lingkungan pesisir.

Di tepian laut, lumpur dan akar-akar mangrove menjadi ruang belajar yang sesungguhnya. Dengan kaki yang tertanam di tanah basah, para anggota Racana menanam satu per satu bibit mangrove, bukan sekadar sebagai tanaman, tetapi sebagai harapan. Harapan akan pesisir yang lestari, ekosistem yang terjaga, dan masa depan masyarakat pesisir yang lebih baik.

Ketua RT 01 Kampung Karabba dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Racana terhadap lingkungan kampung. Beliau menegaskan bahwa mangrove bukan hanya pelindung pantai dari abrasi, tetapi juga penyangga kehidupan bagi warga yang menggantungkan hidup pada laut. Kehadiran Racana menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemuda dan masyarakat adalah kunci menjaga alam tetap bernapas.

Bagi Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan, kegiatan ini merupakan pengejawantahan nilai Pramuka yang sesungguhnya: berbakti tanpa pamrih dan berkarya tanpa henti. Alam bukan hanya tempat berpijak, melainkan sahabat yang harus dirawat dan dihormati. Melalui Racana Peduli, anggota diajak untuk memahami bahwa pengabdian tidak selalu dilakukan di mimbar, tetapi juga di lumpur, di bawah terik matahari, dan di antara akar-akar kehidupan.

Tangan-tangan muda itu bekerja dalam kebersamaan. Tidak ada jarak antara pengurus dan anggota, tidak ada sekat antara Racana dan masyarakat. Yang ada hanyalah gotong royong, tawa sederhana, dan tekad yang sama: meninggalkan jejak kebaikan bagi alam dan sesama.

Menjelang siang, deretan bibit mangrove telah berdiri tegak, seolah mengucapkan terima kasih kepada mereka yang menanamnya. Peluh yang mengalir menjadi saksi bahwa pengabdian selalu menuntut pengorbanan, namun menghadirkan kepuasan batin yang tak tergantikan.

Kegiatan Racana Peduli ini bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen panjang Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan dalam menjaga lingkungan. Dari Kampung Karabba, semangat itu diharapkan tumbuh, berakar, dan kelak menjulang, sebagaimana mangrove yang hari ini ditanam dengan penuh cinta.

Di pesisir Tallo, Racana belajar bahwa mencintai tanah air bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata. Menanam hari ini, demi kehidupan esok hari.

Karena alam bukan warisan nenek moyang semata,
melainkan titipan untuk generasi yang akan datang.
Dan Pramuka, berdiri di barisan terdepan untuk menjaganya.

RACANA PEDULI UNTUK BUNDA PERTIWI
Salam Pramuka! 🌱