Senin, 18 Agustus 2025

Pelantikan PCTR XV

 RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

📍 Jungle Camp, Bontoparang, Kec. Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

🕙 Waktu Pelantikan : Minggu, 17 Agustus 2025 | Pukul 10.00 WITA

Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM


Ketika mentari mulai meninggi di ufuk timur pada Senin, 17 Agustus 2025, suasana hening menyelimuti Jungle Camp, Bontoparang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. Alam seakan turut memberi restu pada sebuah momentum penting bagi Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan: Pelantikan PCTR XV (Penerimaan Calon Tamu Racana).

Pukul 10.00 WITA, di bawah naungan pohon-pohon yang menjulang kokoh, prosesi pelantikan digelar dengan khidmat. Sebanyak 42 orang Calon Tamu Racana resmi dilantik, terdiri dari 13 putra dan 29 putri. Dengan penuh kebanggaan, mereka berdiri tegak sebagai generasi baru yang siap mengabdikan diri dalam keluarga besar Racana.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Gugusdepan 08.085 – 08.086, Bapak Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Pramuka bukan hanya organisasi kegiatan, melainkan madrasah kehidupan yang membentuk manusia berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Beliau mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus zaman, generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai kebangsaan, moralitas, dan tradisi luhur. “Pramuka adalah kawah candradimuka tempat karakter ditempa. Jangan sekadar jadi anggota, tetapi jadilah pribadi yang menginspirasi,” tegasnya dalam sambutan yang menyentuh hati.

Sebelum ikrar terucap, para peserta telah melewati serangkaian pembinaan di alam. Jungle Camp dengan segala tantangannya menjadi laboratorium kehidupan tempat setiap calon anggota belajar arti disiplin, ketahanan, dan kerja sama.

Saat prosesi pelantikan tiba, suasana hening. Barisan Calon Tamu Racana berdiri tegap dengan wajah penuh kesungguhan. Di hadapan Ketua Gugusdepan, mereka mengucapkan janji dengan suara lantang, mengikat diri pada nilai dan tradisi Racana.

Detik itu juga, mereka bukan lagi sekadar tamu. Mereka telah resmi menjadi bagian dari Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan. Ada air mata haru, ada tawa lega, dan ada tekad yang semakin bulat.

Pelantikan PCTR XV ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari jalan panjang pengabdian. Dari titik ini, para anggota baru diharapkan mampu menjadi generasi yang berkarakter kuat, kreatif, serta siap berkontribusi dalam setiap denyut nadi organisasi.

Racana adalah rumah nilai, tempat mereka belajar arti kepemimpinan, kebersamaan, pengabdian, dan cinta tanah air. Di sini mereka tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga dilatih untuk berbuat nyata, baik di kampus, masyarakat, maupun di tengah bangsa.

Ketika sore mulai merayap di hutan Parangloe, pelantikan berakhir dengan suasana syahdu. Bara api unggun menyala, cahaya bintang menemani, dan hati-hati yang hadir semakin mantap. Mereka pulang dengan wajah teduh, langkah tegap, dan semangat baru: menjadi bagian dari sejarah Racana.


Bangkit, bukan semata karena tugas memanggil,

tetapi karena jiwamu telah menyatu dengan tanah tempatmu berpijak.

Bangkit dari sunyi yang semu dan ragu yang menghalangi.

Bangkit sebagai anak panah sejarah,

ditarik jauh agar melesat lebih jauh.

Bunda Pertiwi menantikanmu

bukan hadir biasa-biasa saja,

melainkan sebagai penjaga nilai, pelestari tradisi, dan pewaris cahaya.


BANGKITLAH RACANAKU PADA BUNDA PERTIWI 

Salam Pramuka! ⚜

Perayaan Hari Lahir Gerakan Pramuka ke-64

RACANA ANDI PANGERAN PETTARANI DAN EMMY SAELAN

📍 Jungle Camp, Bontoparang, Kec. Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

📅 Jumat – Minggu, 15–17 Agustus 2025

Gugusdepan 08.085 – 08.086 | Pangkalan: Fakultas Ilmu Pendidikan UNM

Sekretariat: Jl. Tamalate I, Kampus FIP UNM

Pada Jumat pagi tanggal 


15 Agustus 2025, langkah-langkah penuh semangat mulai memasuki kawasan Jungle Camp, Bontoparang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. Sebanyak enam puluh lima orang pengurus, anggota, serta PCTR Racana Andi Pangeran Pettarani dan Racana Emmy Saelan berkumpul dengan wajah-wajah yang ceria. Hari itu menjadi awal dari perjalanan tiga hari yang sarat makna, dalam rangka memperingati Hari Lahir Gerakan Pramuka yang ke-64. Dengan tema besar “Tumbuh sebagai Pramuka, Berkarya untuk Ibu Pertiwi”, kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penguatan kebersamaan, pengabdian, dan cinta tanah air.

Suasana keakraban mulai terasa sejak hari pertama. Jungle Camp yang hijau dan tenang menjadi saksi setiap tawa dan langkah kecil menuju kebersamaan yang lebih erat. Peserta saling berbaur tanpa sekat, baik pengurus, dewan, maupun PCTR, semua melebur menjadi satu keluarga besar Racana. Hari-hari yang biasanya dipenuhi rutinitas kini berubah menjadi hari-hari yang penuh energi, canda, dan pengalaman baru yang berharga.

Kemeriahan semakin memuncak ketika berbagai lomba khas peringatan kemerdekaan digelar. Gelak tawa dan sorakan mewarnai jalannya lomba-lomba seru seperti corong, air baki, tiup gelas, pukul air, pensil botol, ular naga, hingga peraga kata. Setiap permainan bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mengajarkan arti kekompakan, sportivitas, dan keuletan. Ada yang jatuh bangun menjaga baki berisi air, ada pula yang tertawa terpingkal-pingkal saat mencoba meniup gelas plastik agar bergeser. Momen-momen sederhana itu ternyata mampu menghangatkan suasana dan semakin mempererat hubungan antar peserta.

Malam hari pun tidak kalah berkesan. Sabtu malam menjadi puncak kebersamaan yang ditunggu-tunggu. Tidak ada penyalaan api unggun, namun kehangatan tetap menyala dalam bentuk malam pentas seni. Seluruh reka, dewan, dan PCTR menampilkan karya terbaik mereka dengan penuh semangat. Ada yang menampilkan drama sederhana namun penuh pesan, ada yang menghadirkan musik akustik yang mengalun syahdu, dan ada pula tarian energik yang membuat suasana kian meriah. Tepuk tangan bergema, sorakan riuh, dan senyum kebanggaan menyatu dalam malam yang indah. Jungle Camp benar-benar hidup oleh kreativitas para anggota Racana, menjadikan malam pensi sebagai puncak kebersamaan yang penuh kenangan.

Makna kegiatan ini semakin dalam karena pelaksanaannya bertepatan dengan Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-80 pada tanggal 17 Agustus 2025. Perayaan Hari Lahir Gerakan Pramuka dan Hari Kemerdekaan bangsa seakan menyatu dalam satu nafas perjuangan. Dari lomba yang penuh tawa, dari malam pensi yang memukau, hingga dari setiap doa yang terucap, tumbuhlah kesadaran bahwa menjadi Pramuka berarti terus berbakti, berkarya, dan mengabdi untuk ibu pertiwi.

Pada akhirnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi rangkaian acara yang meriah, melainkan juga sebuah perjalanan batin yang mendidik. Dari Jungle Camp, peserta pulang dengan hati yang lebih hangat, tekad yang lebih kuat, dan semangat yang lebih besar untuk melanjutkan pengabdian. Kebersamaan yang lahir dari kegiatan ini akan terus menjadi pijakan untuk langkah-langkah Racana di masa mendatang. Dengan jiwa yang ikhlas, dengan karya yang nyata, Racana Andi Pangeran Pettarani dan Racana Emmy Saelan siap melangkah bersama, menebar manfaat, dan menorehkan jejak pengabdian yang tak pernah padam.


BANGKITLAH RACANAKU PADA BUNDA PERTIWI

Salam Pramuka! ⚜



Penampilan Parade Smaphore oleh PCTR XV Racana Petasan

Parade Semaphore PKKMB PGSD 2025

Jurusan PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar


Sebagai bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar, telah dilaksanakan sebuah persembahan istimewa berupa Parade Semaphore.

Kegiatan ini dipersembahkan oleh PCTR XV Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan dengan melibatkan 23 orang pementas. Pertunjukan ini menjadi salah satu momen yang sangat menarik karena menghadirkan kreativitas sekaligus keterampilan pramuka dalam mengolah gerakan semaphore menjadi sebuah pertunjukan visual yang menghibur sekaligus mendidik.

Waktu dan Lokasi

📅 Tanggal: 15 Agustus 2025

📍 Lokasi: Lapangan Tennis Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

Parade Semaphore berlangsung di ruang terbuka, tepatnya di Lapangan Tennis FIP UNM, sehingga seluruh mahasiswa baru dapat menyaksikan secara langsung pertunjukan yang penuh semangat dan kekompakan tersebut.

Peserta dan Penampil

Parade ini dibawakan oleh 23 orang pementas dari PCTR XV Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan. Mereka mempersembahkan rangkaian gerakan semaphore yang dipadukan dengan koreografi yang tertata rapi, penuh makna, serta mencerminkan semangat kebersamaan dan kedisiplinan pramuka serta penampilan obor api. 

Berikut nama-nama kakak-kakak Racana Petasan XV yang penampilan:

  1. Azharuddin Al Ansyari
  2. Firman Ananda Nur
  3. Muh. Rafli Ismail
  4. Muh. Zulkifli
  5. Muh. Haikal
  6. Syahrul Syah
  7. Suci Indah Ramadhani
  8. Khaerul Fahmi
  9. Siti Muztaqfhyra
  10. Mirnawati binti mansur
  11. R.N Azizah Andi Taweng
  12. Nadia riskaya agus
  13. Billa Saputri
  14. Sariana Nurfadilah
  15. Rizki Ramadani Mahmud
  16. Wilda
  17. Fara Nayla Azzahra
  18. Nur Aisyah
  19. Syahrul Ramadhan
  20. Rival Agustiawan
  21. Harsani
  22. Nurul Alami Mulia Farli

Pertunjukan ini disaksikan secara langsung oleh seluruh Mahasiswa Baru Jurusan PGSD Kampus Makassar yang sedang mengikuti rangkaian PKKMB. Kehadiran mereka menjadi saksi bagaimana pramuka tidak hanya sebatas kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga wadah pengembangan kreativitas, kebersamaan, dan kepemimpinan.

Antusiasme Penonton

Selama penampilan berlangsung, mahasiswa baru tampak sangat antusias memberikan sorakan dan tepuk tangan setiap kali formasi semaphore berubah. Hal ini menunjukkan bahwa parade tidak hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga berhasil membangun interaksi hangat antara penampil dan penonton.

Banyak mahasiswa baru yang kemudian terdorong untuk mengenal lebih jauh tentang kegiatan pramuka di kampus, bahkan tidak sedikit yang menyatakan minat untuk b
ergabung sebagai bagian dari Racana. Antusiasme ini membuktikan bahwa kegiatan semacam ini dapat menjadi pintu masuk lahirnya generasi baru pramuka di lingkungan Universitas Negeri Makassar.



Makna Kegiatan

Parade Semaphore bukan hanya sebuah pertunjukan seni gerak pramuka, melainkan juga sarana edukasi untuk memperkenalkan tradisi dan keterampilan kepramukaan kepada mahasiswa baru. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa PGSD dapat terinspirasi untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi, sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian antar sesama.

Persembahan Parade Semaphore pada kegiatan PKKMB Jurusan PGSD tahun 2025 menjadi salah satu momentum berkesan yang memperlihatkan kolaborasi, kreativitas, dan kekompakan anggota Racana Petasan Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan. Dengan dukungan penuh dari Fakultas Ilmu Pendidikan UNM, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi mahasiswa baru PGSD untuk terus berkarya, berorganisasi, dan berkontribusi dalam kehidupan kampus.

BANGKITLAH RACANAKU PADA BUNDA PERTIWI

SALAM PRAMUKA!!!



Minggu, 17 Agustus 2025

Kursus Pramuka Mahir Tingkat Dasar Golongan Penggalang

 Kursus Pramuka Mahir Tingkat Dasar Golongan Penggalang Tahun 2025

Kursus Mahir Dasar (KMD) 2025

Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar

Kursus Mahir Dasar (KMD) merupakan salah satu kegiatan penting dalam pengembangan kepemimpinan dan keterampilan dasar kepramukaan. Tahun 2025 ini, Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan kembali menyelenggarakan kegiatan KMD yang diperuntukkan bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar pembekalan keterampilan pramuka, melainkan juga menjadi syarat penting dalam penyusunan proposal skripsi bagi para peserta. Oleh karena itu, KMD tahun ini memiliki makna yang strategis, sebab tidak hanya membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis, tetapi juga memberi mereka pengalaman kepemimpinan dan pengabdian yang bermanfaat untuk masa depan.

Tema Kegiatan

NEXT GEN SCOUT LEADER: MENGABDI DENGAN VISI, MEMBINA DENGAN AKSI

Tema ini menggambarkan semangat untuk melahirkan generasi baru pemimpin pramuka yang tidak hanya memiliki visi jauh ke depan, tetapi juga mampu mewujudkannya melalui aksi nyata. Dengan bekal visi dan aksi, para peserta diharapkan mampu menjadi pembina pramuka yang inovatif, berkarakter, serta siap mengabdi di masyarakat.

Waktu Pelaksanaan

Kegiatan KMD 2025 akan dilaksanakan pada:

Tanggal: 14 – 20 Juli 2025

Selama tujuh hari penuh, yaitu Indoor mulai dari 14 - 17 Juli 2025 dan Outdoor mulai dari 18 - 20 Juli 2025, para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan yang terdiri atas pembelajaran teori di kelas, praktik keterampilan dasar kepramukaan, serta kegiatan lapangan yang menekankan kerja sama, disiplin, dan kepemimpinan.

Lokasi Kegiatan

Kegiatan akan dilaksanakan di dua lokasi utama, yaitu:

1. Indoor: Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Gunung Sari, Makassar.

2. Outdoor: Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa.




Pemilihan lokasi ini bertujuan agar peserta mendapatkan pengalaman belajar yang lengkap. Di Kampus UNM, peserta akan mendapatkan suasana belajar formal yang kondusif. Sedangkan kegiatan outdoor di Benteng Somba Opu memberikan pengalaman lapangan yang menantang sekaligus memperkenalkan nilai sejarah dan budaya lokal.



Peserta Kegiatan

Kegiatan KMD ini diikuti oleh 400 peserta yang seluruhnya adalah mahasiswa PGSD FIP UNM. Para peserta telah memenuhi seluruh persyaratan administratif maupun ketentuan usia sesuai dengan standar kepramukaan.

Untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran, peserta dibagi ke dalam 10 kelas, sehingga proses belajar dapat berlangsung lebih terarah, interaktif, dan menyenangkan.

Panitia Pelaksana

Kegiatan KMD 2025 ini dipimpin oleh Sitti Nurmadinah selaku Ketua Panitia. Panitia pelaksana yang berasal dari Racana Andi Pangeran Pettarani dan Emmy Saelan bekerja dengan penuh dedikasi demi menyukseskan kegiatan ini. Dengan kerja sama yang baik, KMD diharapkan dapat berlangsung dengan lancar, aman, serta memberikan pengalaman berharga bagi semua pihak yang terlibat.



Kursus Mahir Dasar (KMD) 2025 menjadi momentum penting untuk mencetak calon pembina pramuka yang berkualitas. Dengan tema besar Next Gen Scout Leader: Mengabdi dengan Visi, Membina dengan Aksi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi pemimpin pramuka yang siap mengabdi, membina, serta membawa semangat baru dalam dunia pendidikan dan kepramukaan.

✨ “Melalui KMD 2025, kita bukan hanya sedang membekali diri dengan keterampilan, tetapi juga sedang menyalakan api pengabdian dan kepemimpinan. Semoga dari sini lahir generasi pembina pramuka yang berkarakter, berdaya juang, dan mampu menuntun adik-adik pramuka menuju masa depan yang lebih terang. Bersama, kita bukan hanya belajar—kita menorehkan jejak pengabdian.” ✨

BANGKITLAH RACANAKU PADA BUNDA PERTIWI

SALAM PRAMUKA!!